Arsip

Archive for November, 2009

Insinyur Teknik Penerbangan yang Nulis Novel

30 November 2009 Tinggalkan komentar

Teknik Penerbangan Kelompok Bidang Keahlian Kesusasteraan

Andi Eriawan dilahirkan di Rangkasbitung, 06 Oktober 1979 dan menyelesaikan studinya sejak tanam kanak-kanak di Kota Bandung. Selain berprofesi sebagai penulis, sarjana Teknik Penerbangan ITB ini masih aktif melakoni hobinya sebagai Load Engineer di sebuah BUMN.

Baca selengkapnya…

Kategori:1990 - 1999

“Membela Teman, Membela Demokrasi”

30 November 2009 Tinggalkan komentar

Kisah Perjalanan Sri Bintang Pamungkas
BANYAK orang mengira, Sri Bintang Pamungkas adalah anak terakhir. Kata Jawa “pamungkas” berarti “yang mengakhiri.” Ternyata bukan itu maksudnya. Yang dimaksudkan sebagai yang terakhir adalah perang kemerdekaan melawan Belanda. Jelasnya, lahirnya bayi yang kemudian dinamakan Bintang itu “diharapkan menandai perang yang terakhir yang terjadi di Indonesia, sehingga penjajahan selesai,” tutur si empunya nama.

Baca selengkapnya…

Kategori:1960 - 1969

Kisah Perjalanan Seorang Freddy Franciscus

30 November 2009 2 komentar

Saya dilahirkan tahun 1960 di pedalaman Kalimantan Timur, tepatnya di Tanjung Redeb Kabupaten Berau. Saya anak bungsu dari 7 bersaudara, almarhum ayah dan ibu saya mengelola warisan perkebunan kelapa seluas 40 ha di pulau Maratua yang masih kami kelola sampai saat ini.
Baca selengkapnya…

Kategori:1980 - 1989

Prof. O. Diran, the “Provocative Educator”

30 November 2009 Tinggalkan komentar

Oleh: Hari Tjahjono*

SAYA mulai mengenal lebih mendalam Prof. O. Diran, atau biasa saya panggil Pak Diran saja, ketika mengambil tugas perancangan pesawat I dan II di Jurusan Teknik Penerbangan ITB. Sebelumnya saya hanya mengenal beliau sebagai dosen “killer”, dosen yang sangat cerdas, sekaligus dosen yang nyeleneh. Sangat cerdas dan nyeleneh rupanya memang saling berhubungan dan saling mempengaruhi yang akhirnya menjadi karakter yang built-in dan genuine dalam diri Pak Diran. Mungkin beliau sendiri tidak sadar akan hal ini.

 

Baca selengkapnya…

Stellingen : Kosakata

28 November 2009 1 komentar

Bulan itu tidak Gepeng (Oetarjo Diran)

Sukses adalah lawan dari kegagalan (Oetarjo Diran)

Kerugian akibat kemacetan lalu lintas bisa dihitung kalau kemacetan menjadi butir agenda pertama dalam rapat pagi hari, atau butir agenda terakhir dalam rapat sore hari. (BAMBANG SOEMARWOTO)

Kemampuan mengendalikan “rasa was-was” membuat potensi seseorang bisa berkembang secara optimal. Derajat seseorang ditentukan oleh kemampuannya menciptakan “rasa was-was” secara terus menerus (HARI TJAHJONO)

Satu-satunya pertanyaan bodoh adalah pertanyaan yang tak pernah ditanyakan (NET2-HOWTO (netwerk manual van Linux besturing system))

Kesuksesan orangtua diukur dari kemampuannya mengentaskan anak-anaknya melebihi dari apa yang dicapainya sendiri. (DIAN M. TJAHJONO)

Tidak ada standard baku kesuksesan seseorang kecuali kemampuannya mengelola masalah yang dihadapi dan menyelesaikannya dengan kemampuan yang ada pada dirinya. (HARI TJAHJONO)

Kategori:Uncategorized

Di Udara Toro Berbisnis Kargo

27 November 2009 3 komentar

Megantara Air, Semuanya Dimulai dari Tugas Akhir

toro – nama panggilan Sofyan Danu Siswantoro, 35 tahun, adalah contoh pengusaha muda yang membangun dan membesarkan bisnisnya dengan visi yang kuat dan teruji. Pengalaman menjalankan bisnis yang beragam telah melatih ketajaman instingnya dalam menemukan visi dan meyakini visi itu di saat-saat yang menentukan (moment of truth).

Baca selengkapnya…

Kategori:1990 - 1999

Meraih Mimpi : Tentang Hari Tjahjono

27 November 2009 8 komentar

Saya dilahirkan di sebuah kampung di Madiun, Jawa Timur. Ayah sudah meninggal ketika saya baru berusia setahun. Sejak ditinggal sang ayah, saya tumbuh menjadi seorang anak yang tidak percaya diri. Ini didukung kenyataan bahwa secara fisik saya termasuk anak yang paling kecil dibanding teman sekelas dan teman sepermainan. Pernah ketika saya dipercaya memimpin lomba baris-berbaris tingkat SD, di sepanjang jalan orang tertawa terpingkal-pinkal melihat komandan barisan tingginya kurang dari sepundak pasukan yang dipimpinnya. Sehingga alih-alih memupuk rasa percaya diri, kepercayaan yang diberikan guru saya itu malah membuat saya semakin minder.

Baca selengkapnya…

Kategori:1980 - 1989

OETARJO DIRAN

27 November 2009 Tinggalkan komentar

Ketika menjadi kepala bagian Aerodinamika Teoretis perusahaan Messerscmidt-Boelkow-Blohm, GmbH, Jerman Barat, 1968, ia menangani perancangan profil transonik tanpa gelombang kejut. Atau dikenal juga sebagai profil superkritis. Saat itulah Oetarjo Diran terpesona akan kemampuan komputer.
Baca selengkapnya…

Kategori:- Pendiri

Oetarjo Diran : Bos Tanpa Anak Buah

27 November 2009 2 komentar

KERTAS, map, buku-buku, dan bundel laporan ada di mana-mana. Tak mengherankan bila tumpukannya hampir menenggelamkan meja kerja, menyita setengah lantai ruangan. Begitulah ruang kerja Prof. Oetarjo Diran, penyelidik kecelakaan pesawat terbang, yang cuma berukuran 15 meter persegi di lantai II Gedung Departemen Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Baca selengkapnya…

Kategori:- Pendiri